Malam Yang Penuh Dengan Cucuran Air Mata

Aku menjatuhkanya, air mata yang sangat berarti bagiku, aku menangis dan menrenungi segala kesalahan ku, aku terpaku dan mengingat semua jasa yang telah orang tua berikan kepada ku. Hari aku sadar akan semua hal yang telah allah berikan terhadapku, dari mulai kasih sayang, kebahagian, pengalaman , dan juga cobaan. 

Aku teringat akan masa - masa ibuku dulu mengandungku, mungkin aku beban baginya, bagaimana tidak saat ibuku melahirkan kakak ku beberapa bulan kemudian ibuku harus mengandungku. sungguh perjuangan yang berat bagi ibuku. Mungkin aku adalah anak yang takdiinginkan atau mungkin yang tak pernah mereka pikirkan, tetapi allah berkendak lain untuk keluarga kecil ku ini. aku tetap terlahir dan menjadi beban kedua bagi orang tua, walau ibuku harus rela mehanan sakitnya melahirkan ku, karena baru tahun kemarin ia merasakan hal sama.
Sekarang aku sudah tumbuh menjadi gadis dewasa yang mungkin sudah kewajiban ku untuk membahagiakan kedua orang tua ini. aku bersyukur aku hidup dengan sejuta cinta orang tua yang selalu menyayangiku, memberikan hal yang terbaik dan selalu mengajarkan ku kejalan untuk mendapat ridha allah.
Untuk Mama, terimakasih kau tetap berjuang untuk melahirkan kedunia ini, aku bersyukur skali telah mrasakan hidup yang penuh dengan kebahgian dan kasih sayang darimu.
Untuk Papa, terimakasih kau tetap menyayangki walau aku bukan anak yang kau harapkan di waktu dulu, tapi aku akan membuktikan bahwa aku akan jadi anak kebangaan mu dan akan selalu menyayangimu.

Untuk semua teman yang menemani langkah ku dalam kehidupan ini, terima kasih kalian telah ada bersamaku di hari - hari yang indah ini , kalian telah mau mendengarkan segala ucapkan ku memaklumi segala tingkah lakuku,  dan selalu menghiburku dengan canda tawa.

0 komentar: