True Friend & True Love


Teman ini cerpen ketiga yang aku tulis hehe *mau di baca monggo *engga juga gak apa-apa Pemain : Sharon,Fai,Jack | genre : Drama Romantic |  Diseponsori oleh : Kacang garuda (Lindungi jantung mu)

Si sebuah taman terdapat  3 orang anak kecil terhilat sedang bermain bersama, penuh suka cita , Canda tawa, berlari- lari dengan tertawa ria  seperti tidak ada  masalah apapun yang ada di fikiran mereka. Sebut sajah ketiga anak kecil ini adalah  Sharon, Jack, dan Fai. Mereka sering menghabiskan waktu bersama karena rumah mereka yang saling bertetangga. 

Pada suatu hari saat mereka sedang bermain bersama, Sharon mempunyai ide untuk membuat Time Capsul tentang siapa  pendamping hidup yang kalian  inginkan  di masa depan nanti dan time capsul itu harus di kubur dan baru bisa di gali setelah kita semua menginjak umur  20  tahun, mereka bertiga pun menuliskanya pada selembar kertas dan memasukannya ke dalam masing- masing botol yang mereka punya dan menguburnya, tetapi entah mengapa Fai sangat ingin tau sekali siapa  yang sharon tulis di dalam botol itu dan punya  niat ingin menggalinya, tetapi saat Fai memcoba menggalinya Sharon dan jack mengetahui hal tersebut.  "Fai apa-apaan sih kamu, time capsul ini kan boleh di gali kalo kita udah berumur 20 tahun kamu jangan coba -coba melanggarnya Sahut  Sharon".    

"Iya ih Fai kamu penasaran banget bukan dengan apa yang  kiat tulis  ??" 

"Engga kok aku cuman pingin tau ajah gak lebih kok" Sahut Fai 

"Bohong aku juga tau kok kamu suka kan sama Sharon" celoteh Jack  


"Kalo Iya kenapa,  aku memang suka sama sharon emang kenapa hah!!" ..... iya Sharon aku suka sama kamu"?..... Lantang Fai 


"Ada apa sih kalian semua ini, udah deh kita semua ini kan teman jangan ribut begitu dong dan Fai aku gak mau persahabatan kita  bertiga berubah, aku ingin kita semua tetap menjadi sahabat gak lebih" Sahut  Sharon 


Fai pun terlihat kecewa dan hanya bisa terdiam dan pergi meninggalkan mereka berdua tanpa satu ucap kata pun, Fai pergi dengan dengan hati yang terluka. Sharon yang merasa sedih dengan semua yang terjadi hanya bisa menangis dan pulang kerumah ditemani oleh Jack. 


"Hiks hiks hiks hiks hiks terdengar tangisan sharon, Jack kenapa Fai jadi marah ?.... padahal kan aku bener kita   bertiga  ini emang seharusnya jadi sahabatkan"  sahut sharon 


"Udah Sharon, ntar juga Fai pasti bakalan minta baikan ko, udah ah jangan nangis jelek tau  jawab jack". 

Mereka bertigapun berangjak remaja dan semuanya sedang asyik -asyiknya mengenal dunia di mulai Sharon  sudah menjadi gadis yang sederhana dengan gaya simple dan kadang terlihat sedikit tomboy dan ia  sangat suka dengan  menulis dan berharap ia bisa jadi penulis terkenal demi obsesinya tersebut sharon rela setiap minggu membeli Novel - Novel teenlit sebagai Referensi tulisanya.  Lalu jack tumbuh menjadi Pria yang sedikit pendiam dan hanya peduli dengan game online itu memang menjadi hobinya saat ini, jack pun masih berkelakuan seperti anak kecil dan mempunyai keahlian untuk memainkan biola.  Nah Lalu selanjutnya kita akan bahas mengenai Fai, orang yang gak pernah terlihat lagi bermain dengan sharon dan jack sejak kejadian saat itu kini  ini telah tumbuh menjadi  Pria yang bertumbuh tinggi dan sangat  keren dalam Olahraga ia, hoby sekali bermain tenis dan sempat mengikuti berbagai macam lomba tenis sampai ke antar Provinsi . 


` Mereka bertiga sudah banyak terpisah oleh jarak dan waktu tetapi Sahron dan Jack terlihat masih sering bermain, bercanda bareng dan jack adalah orang yang selalu membuat sharon tertawa tetapi sering  juga dibuat kesal  karena kebiaasaan Jack yang sering mengejek - ngejek sharon mungkin  mereka lupa bahwa mereka punya 1 sahabat yang kini menghilang dikehidupan mereka. 


Tetapi ada pepatah bilang kalo kita berjodoh,orang yang telah menghilang pun pasti akan kembali lagi,betul bukan?.... mungkin mereka bertiga sekarang masih terpisah , tetapi masih ada kemungkinan mereka akan bertiga akan bersama lagi dan mebuat kehidupan kecil mereka  bertiga akan terlulang satu kali lagi. 

Ini  Dimulai saat Sharon sedang melihat - lihat buku tenlit di sebuah Toko buku di kalangan mol, ketika ia akan mengambil sebuah buku tentang 3 Prajurit cilik seorang pria dari  arah yang berbeda terlihat akan mengambil buku tersebut juga  ketika mereka sadar bahwa buku yang mereka ambil adalah buku yang sama, saat itu  Sharon menatap wajahnya dan ada perasaan yang berbeda pada pria tersebut seperti sudah tidak asing lagi banginya dan pria itu terlihat seperti Fai sahabat lamanya, aneh nya saat Sharon akan memcoba bertanya padanya pria tersebut, Pria itu pun dengan Spontan menyebut namanya ?

"Sharon.... yah....... wah udah gede yah si sobat kecil ku ini, sekarang sekolah dimana ?" 


"Hey.... Fai sekarang aku masih di SMU Versailis,kamu kemana ajah Fai kok jarang keliatan lagi sahut sharon"


"Ada ko, kamu ajah kaliya jarang liat aku hehe,  dari dulu emang aku jarang main lagi soalnya lebih suka berolaharaga Tenis  jawab Fai" 


Pertemuan yang singkat pun menjadi awal yang baik untuk mereka berdua, mereka  jadi lebih sering berkomunikasi, karena Sharon merasa sahabatnya yang dulu telah  pergi kini kembali lagi dan membuat harinya jadi penuh warna. Apa lagi dengan  Fai yang memang dari dulu orang Supel dan mudah bergaul, menjadi kan mereka lebih akrab lagi.


Lambat laun Fai merasa senang bisa dekat lagi dengan sharon dan merasakan kembali cintanya yang telah gugur saat masih kecil dulu, dan Fai merasa sharon sekarang lebih bisa menerima dirinya dan menjadi wanita yang asyik di ajak bicara. mereka pun sering bertemu dan pergi keluar  untuk jalan  bareng,  entah mengapa mereka jadi benar - benar akrab akhir - akhir ini.  Tanpa fikir panjang setelah mereka sudah kembali dekat Fai pun menyatakan cintanya untuk yang dua kalinya kepada sharon, saat itu juga sharon kembali teringat kejadian dulu  yang terjadi saat Fai mengungkapkan cintanya pada sharon, tetapi sharon menolaknya, dan sharon berfikir untuk tidak menolak untuk  kedua kalinya, lalu Sharon pun mencoba menerima Fai sebagai  pacarnya.  Seiring dengan berjalanya waktu mereka berdua terlihat lebih dekat, dan Sharon pun sudah mulai percaya pada Fai, tetapi setelah Fai kembali lagi di kehidupanya ada sosok yang menghilang dari hidupnya yaitu Jack, entah kenapa setelah Jack tau bahwa Sahron sudah berpacaran dengan Fai, Jack pun jadi jarang bermain dengan Sharon dan memilih untuk fokus terhadap bermain musik. 

Satu  tahun pun berlalu Sharon sekarang sudah lulus  dari SMU ,lalu akan melanjutkan kuliahnya di jurusan bahasa, saat Sahron mulai kuliah ternyata Jack pun satu Fakultas kuliahan dengan Sharon dan Jack mengambil jurusan teknik imformatika setelah itu mereka pun bisa kembali akrab dan bersahabat seperti biasanya.  Saat Sharon dan Jack pulang akan pulang bersama, tiba - tiba sharon mendapat pesan dari Fai untuk bertemu di kafe dekat kampusnya Sharon, sharon bergegas kesana dan mengajak Jack bersamanya karena ia ingin sekali kalo semuanya  bisa kumpul seperti dulu lagi.  Suasana di kafe itu pun sangat hening tidak  ada yang memulai pembicaraan, tetapi saat sharon membuka tas dan mengambil salah satu poto mereka saat masih kecil, poto itu diambil saat ulang tahun Fai yang ke 8 terlihat semua  muka  mereka cemong - cemong karena kue, dan membuat mereka bertiga tertawa puas , akhirnya  mereka  bisa memecahkan keheningan dan mengobrol seperti biasa.  tetapi setelah mereka tertawa begitu banyak melepas kerinduan saat masa kecil tiba - tiba Fai mengatakan bahwa dirinya harus pergi kerja di Luar kota dan sontak membuat Sharon kanget akan hal itu.


"Ko  begitu tiba-tiba sih Fai gak ngomong dulu sama aku sahut sharon" 

"Maaf sharon,  pemberitahuanya ngedadak, tenang aja ko, Fai pasti pulang ko 1 bulan sekali buat ketemu sama sharon" 

Jack merasa bahwa dirinya ada di situasi dimana tidak seharusnya dia ada karena mereka berdua sedang membicarakan masalah hubunganya, lalu Jack pun pamit duluan dan membiarkan mereka mengurus masalah hubunganya. Jack merasa bahwa banyak hal yang telah berubah dalam hidupnya jack pun merasa bahwa kita semua sudah dewasa dan bukan anak kecil lagi yang bisa bermain tanpa harus memikirkan masalah yang sedang di hadapi. 

Setelah Fai pergi kerja di luar kota ,Sekarang Fai jadi lebih sibuk dengan pekerjaanya di luar kota membuat sharon sedikit kesal karena Fai sudah jarang menghubunginya, tetapi ada satu hal yang berbeda dari Sharon setiap kali  dia berlari sharon selalu meraskan rasa sakit yang hebat di jantungnya , sharon pun jadi lebih sering sakit dan bolos kuliah.tetapi  ia tidak tau apa yang terjadi pada tubuhnya dan dia hanya berfikiran bahwa itu adalah rasa sakit biasa. 


Jack pun sering mengamati apa yang sebenarnya terjadi pada Sharon setiap kali Sharon tidak masuk kuliah ia selalu cemas dan pergi ke rumah sharon hanya untuk mengintip apa yang terjadi pada sharon.  Kejadian ini pun berlanjut saat sharon sedang mengikuti lomba Volly antar kampus entah kenapa saat setengah perdadingan sharon terlihat sangat lemah sekali wajahnya pun terlihat pucat pasi seperti sedang melawan rasa sakitnya, setelah pertandingan selesai Sharon pun pulang dengan terburu -buru tanpa sadar Jack sudah mengikutinya dari kejauhan saat sharon berjalan menuju gerbang kampus ia pun tdaik mampu lagi untuk menahan rasa sakitnya dan tiba - tiab ia pingsang, untung saja disana ada  Jack selalu siap sedia dan mengantar kan Sharon ke rumah sakit saat di periksa oleh dokter dan saat itu juga kenyataan pahit yang harus di terima sharon untuk hidupnya ini, di saat semua orang yang sharon sanyangi menghawatirkanya dan menemaninya di ruamah sakit  Dokter pun bertaka tentang penyakit yang di derita Sharon. 


"Sebenarnya Sahron itu mengindap kebocoran jantung yang mungkin sudah terjadi saat ia masuk sekolah menengah atas, penyakit ini sudah mulai membahayakan tubuhnya, apalagi di kala dia berlari dan terlalu cape akan berakibat fatal bagi kesehatanya". 

Isak Sahron dan keluarga pun pecah saat sharon harus tau kalo dirinya mempunyai penyakit berbahaya dan teramcam mati, entah apa yang harus sharon lakukan kedepanya dia pun hanya bisa merenung dengan semua yang ia hadapi ini. 


Tidak lama setelah kejadian itu Sharon mengerti bahwa, masih ada kesempatan hidup yang ia masih harus di jalani dan ia harus kuat dan tegar untuk melawan penyakit ini. Satu tujuanya saat ini adalah ia harus mewujudkan impianya untuk bisa jadi penulis terkenal. 


Berbulan - bulan ia melakukan pemeriksaan ke dokter , melakukan terapi dan segala macam untuk menyembuhkan penyakitnya ini, berbulan bulan ini juga dia terus menulis untuk membuat sebuah novel yang akan  mengispirasi banyak orang,  tanpa adanya kabar dari Fai yang terlalu sibuk mengurusi pekerjaanya, untungnya Sharon masih mempunyai Jack yang selalu ada buatnya memberikan tawa ketika sharon harus menghadapi kerasnya obat yang harus ia minum setiap harinya.  Jack jadi lebih sering memperhatikan Sharon dari mulai pergi ke kampus bareng lalu pulang bareng dan Jack pun sering nememani sharon di rumah, supaya sharon gak kesepian karena kadang ibu dan ayah nya masih suka pulang malam karena pekerjaanya. 


Tiba- tiba Sharon teringat dengan Fai, dengan janjinya yang akan pulang satu bulan sekali untuk menemaninya,  teryata itu semua  hanya janji- janji palsu semata, tak hanya untuk bertemu, untuk mengirim pesan dan telpon pun  Fai tidak melakukanya, dan membuat Sharon sedikit gundah akan perasaanya, Tetapi selalu ada Jack yang  menemaninya yang membuat senyuman di wajahnya, Sharon pun berniat untuk melupakan Fai yang sudah menghilang berbulan - bulan.  Tahun baru pun akan segera datang kadaan Sahron semakin lemah dan lebih sering masuk rumah sakit dari sebelumnya tetapi Sahron tetap sabar dan menunggu datangnya  tahun yang baru ini dengan suka cita. saat sharon sedang terbaring tidur di rumah sakit Jack pun punya ide untuk memberikan kejutan di malam tahun baru, ia pun pergi  ke pasar untuk membeli peralatan sulap, topi dan terompet happy new year, Jack pun berusaha untuk berlatih sulap untuk menunjukanya pada sharon.


Tahun baru tinggal 5 jam lagi, Jack masih siap  - siap untuk pergi ke rumah sakit dan membawa berbagai perlengkapan tahun baru, sebagai Suprise untuk Sahron ia pun sudah merencanakanya dengan matang. Tiba - Tiba apa yang Jack kyalankan itu sirna saat ia membuka pintu kamar rumah sakit ia melihat kalo Fai sedang ada di situ dan melepas rindu dengan Sharon jack berusaha untuk tetap tegar dan memcoba untuk meramaikan keadaan ia pun melanjutkan aksinya. 

"Halo............ Ladies and Gentelmen ketemu lagi dengan saya Jack, dengan gaya pesulap jack melakukan berbagai macam aksinya yang ia pelajari 1 minggu kemarin, 


Sahron sangat terhibur dengan apa yang dilakukan jack dan membuat hati sharon menjadi senang karena saat tahun baru ini 2 orang sahabatnya menemaninya.mereka pun melewati malam tahun baru di rumah sakit dengan bersuka cita.  Fai pun masih belum kembali keluar kota dan menghabiskan waktunya untuk bisa bersama sharon di rumah sakit, Fai menemaninya dan menjaganya di 3 hari ini. Sebenarnya Fai gak tau apa- apa yang di derita Sharon karena sharon enggan membuat Fai  cemas soal penyakitnya sharon memilih untuk menyembunyikanya dan berbohong kalo dia hanya terkena Demam biasa, waktu Fai untuk bersama Sahron akan segera habis karena besok Fai harus kembali bekerja dan meninggalkan Sharon lagi, Fai pun mengucapkan perpisahan kepada Sharon dan berkata Semoga cepat sembuh ya........ 


Saat Fai akan kembali ke luar kota, ada satu hal yang menganjal di hatinya yaitu tentang Penyakit Sharon, Fai berfikir Sharon sering banget masuk rumah sakit terlihat dari kartu cek up nya apa sih yang sebenarnya di sembunyikan sharon, Fai pun mendatangi kediaman jack dan mencari tau alasan semua ini, saat disana jack enggan mengucapkan satu kata pun, Fai yang kesal dan marah, sempat akan menamtang Jack berkelahi, tetapi Fai masih sadar bahwa jack adalah orang yang penting juga bagi sharon.  Lama kelamaan Jack pun membuka mulutnya dan berkata bahwa sharon mengindap kebocoran jantung yang sudah parah, Fai pun kaget  sampai tidak bisa berkata -kata dan merasa dunia ini akan runtuh bagai mana tidak hampir 1 tahun ini sharon harus melewati masa-masa sulit di hidupnya tetapi Fai malah  sibuk dengan pekerjaanya tanpa menghawatirkan Sharon sama sekali.


Fai pun berlari tak tentu arah dan merasa penyesalan yang amat mendalam kepada dirinya senidri lalu Fai pun memutuskan untuk tidak kembali dulu ke luar kota dan malah pergi ke rumah sharon, tetapi saat dia disana sharon masih belum pulang dari rumah sakit karena harus menyelesaikan beberapa cek up oleh dokter dulu, saat menunggu di kamar sharon, Fai melihat sebuah kotak dan membuka kotak tersebut.  isi dari kotak tersebut adalah sekumpulan poto tentang masa kecil sharon dan ada juga diary - diary sharon yang ia tulis dari mulai dia kecil sampai sekarang, saat Fai membuka buku diary tersebut  yang di baca pertama adalah buku dary yang masih baru di situ Fai sangat senang karena  di setiap lembarnya sharon menulis namanya tetapi saat kehalaman selajutnya setiap hari setiap kata yang di tulis oleh sharon adalah tentang Jack yang sellau membuat tersenyum membuatnya gak kesepian dan menemani dikala dia sedang sendiri.

Fai sadar akan dirinya yang tidak bisa seperti jack yang selalu ada untuk sharon, lalu Fai pun mememukan buku yang sudah usam sekali dan kertasnya pun sudah hampir menguning termakan usia ia pun membuka dan membaca coretan tangan dari sharon ketika ia masih kecil disitu tertulis Dear Diary , Hay  My Prince padahal kau begitu dekat, kita selalu bersama, kita selalu berbagi dan selalu menghibur satu sama lain tapi kenapa yah kita begitu susah untuk jadi kekasih.Fai hanya bisa tertawa melihat apa yang sharon tulis saaat dia masih kecil dan mengangap kalo semua itu untuknya tetapi saat ia membaca diary itu sampai ke tengah nya sharon menulis seperti ini my prince tau gak ada yang suka sama aku  loh, tapi gimana dong aku kan suka nya sama ny prince lagian aku ngangep kalo dia itu cuman teman biasa beda sama my prince, Fai terhenti dan berfikir bahwa orang yang di sebut my prince itu bukan dirinya melainkan orang lain dengan rasa penasaran Fai melajutkan membaca buku itu sampai beres lalu tertulis My Prince maaf ya sepertinya aku akan menerima dia yang sudah jelas cinta sama aku, tapi aku harap My prince tetepnya jadi sahabat terbaik aku. 

Fai pun sadar bahwa orang yang dari kecil dicintai sharon bukanlah dirinya lalu ia pun pergi ke tempat penguburan time capsul dan berniat untuk menggalinya setelah berhasil menggali dan membuka 3 tiga botol tersebut kenyataan pahit ia terima di kertas sharon terdapat 2 nama yaitu nama Fai dan Jack tetapi nama Fai dicoret dan hanya nama jack yang dia tulis perasaan Fai disana hancur sekali tanpa sadar hari ini emang tepat hari dimana saat kejaidan itu terjadi, lalu dari arah kejauhan Fai melihat seorang wanita yang menghampiri nya dan tidak lain dan tidak bukan wanita itu adalah Sharon. 


" Fai kenapa kau harus meenggalinya? " sahut Sharon

  "Aku sudad tau semuanya dan aku sudah tau isi dari selembar kertas mu "jawab Fai 

"Aku tau ini berat sekali buatmu Fai, tapi kan Time Capsul ini udah lama banget perasaan aku pun sudah bisa berubah", bentak sharon 

"Baiklah Sahron Fai ngerti ko, Fai gak peuduli dulu sharon suka sama siapa yang terpenting sekarang kan kita bisa menjadi kekasih dan Fai sudah senang dengan hal itu". 

"Sahron senang kalo Fai bisa ngerti, itu sebabnya aku enggan sekali membuka time capsul ini". 

Hujan deras yang menguyur mereka berdua tidak juga berhenti, Fai dan Sharon berusaha lari menuju tempat berteduh, Fai lari dengan cepat dan mengengam tangan Sharon dengan erat tetapi saat di tengah perjalan entah kenapa sharon merasa lemah dan terjatuh pingsan, Fai yang saat itu panik langsung mengendongnya dan berlari sekuat tenanga menuju rumah sakit terdekat, setela sampai di rumah sakit Sahron langsung menadapatkan perawatan medis, lalu Fai segera menghubungi keluarga sahron dan jack. 

Detik demi detik Fai  beserta keluarga sharon menunggu ia sadar tetapi sharon pun belum sadar - sadar ketika Fai sedang berjalan untuk membeli minun ia pun melihat bahwa Jack sedang berbincang dengan dokter dan berniat untuk mendonorkan Jantunganya  untuk Sharon, Tanpa  pikir panjang Fai langsung masuk dan melarang Jack melakukanya.

"Apa yang kamu lakuin , kenapa kamu ngelakuin itu semua buat Sahron " sahut Fai 

"Aku hanya ingin membatu sahabat yang sedang kesusahaan saja kok" jawab Jack 

" bohong udah deh jangan belagu gitu gua tau kok kamu cinta banget kan sama sharon" sahut Fai" 
~Jeck hanya bisa terdiam tanpa menjawab sepatah kata pun dari Fai~

 "Jawab jeck............... jawab" sahut Fai

"Iya aku memang cinta banget sama Sharon dari mulai aku  kecil sampe sakarang cinta yang aku punya  takan pernah berubah" jawab Jack  "Fai pun langsung memeluk jack dan berkata gitu dong kalo jadi laki-laki tuh harus gentile masa ngunkapin cinta ajah takut"

  "Aku cuman mau minta satu permintaan boleh kan" sahut Fai 

"Apa yang kau mau Fai, aku rela ko sharon bisa berbahgia denganmu Fai " jawab Jack 

"Jack kau itu terlalu baik untuk ku dan Sahron tetapi aku gak mau mengorbankan sahabat sendiri demi kebahagiaan kita" sahut Fai

"terus apa sih yang kamau mau emang kamu mau ngelihat sharon meninggal begitu ajah ninggalain kita" sahut Jack" 

" Ya engga lah jack, udah biar aku ajah yang kasih Jantung  ku buat sharon karena mungkin hanya ini yang bisa aku lakukan untuk menebus apa yang aku belum lakuin untuk menjaga Shiron" jawab Fai

" Tapi kan sharon pasti sedih lah kalo kamu pergi, kamu itu kan pacarnya satu -satu nya " sahut jack

  "engga ko Sharon pasti bahagia, kalo dia bisa  sama kamu, kamu itu ym Prince nya sharon dari waktu kecil jadi aku tau apa yang terbaik buat sharon" 

Kata - kata yang terlontar dari mulut Fai  membuat jack seolah  tak percaya bagaimana tidak  Fai yang dari dulu begitu mencintai Sharon, dan ingin bersama Sharon malah melerakan Sharon untuk Jack , padahal Fai sekarang  sudah jadi pacarnya sharon. 


Setelah semua perdebatan terjadi antar kedua orang yang bener -bener sayang banget sama sharon, Oprasi pun berjalan dengan lancar dan sharon bisa kembali hidup normal  kembali tanpa dia tahu kalo jantung  yang di cangkokan ke dalam tubuh nya adalah jantung  Fai orang yang sanagat mencintainya. 


Hari - demi hari Sharon sudah bisa sadar dan mulai bisa sembuh secara perlahan, keluarga, teman - teman dan Jack pun sudah kumpul untuk merayakan kesembuhan Shiron di rumah sakit , tetapi saat itu sharon masih mencari  dan mencari serpihan hati yang ia tinggal di hati Fai, 


Jaack Fai kok gak ada yah? sahut sharom

 "Fai yah..................... ?? jack tidak bisa menjawab apa yang sharom 

"jawab dong jack jangan bercanda akh !! sahut shirom "Jack menghela napas 
"baiklah sekarang Fai sekarang sedang berdetak di jantung mu" Sahut Jack

"Apa maksudnya ini Ha!!! bentak Sahron  

"aku harap kamu tenang sebenarnya jantung  yang sekarang yang sedang berdetak itu adalah jantungya Fai yang dititipkan pada mu" sahut jack

 "Bohong................ bohong............. udah deh jangan mentang - mentang ini tanggal 1 april kamu bisa jah nge april Mop in aku, Mana FAI............

" sahut sharon "siapa yang ngeboongin kamu, Fai itu terlalu cinta kepada mu dan dia ingin sekali membuat mu bahgia bagaimana pun caranya " bentak Jack 


Lalu sharom pun hanya bisa menangis di pelakan jack dan tidak menyangka orang yang dia cintai rela memberikan Jantungya padanya apa lagi sudah terlalu banyak kenangan manis yang gak bisa sharon lupakan bersama Fai, Jack pun membawakan sebuah kotak hadiah terakhir yang Fai buat untuk Sharon, di kotak terdapat banyak sekali foto kenanganya bersama Fai dan ada surat terakhir yang fai berikan untuk shiron 

Dear Shiron 

Mungkin saat kau baca surat ini Jantungku  ku sudah berdegup kencang di tubuhmu, mungkin kita akan merasakan perasaan yang sama karena kamu bisa merasakan apa yang aku rasakan juga, kau adalah wanita yang sulit di mengerti, dan wanita yang  paling ingin ku mengerti, banyak hal yang telah kita lewati bersama, kau bisa menjadi pacar ku adalah sebuah anugrah yang besar bagi hidup ku ini kamu juga sudah memberikan banyak kenangan indah untuk hidupku, tapi aku sadar ada orang yang bisa lebih memberimu kasih sayang kenangan indah dan kesetiaan , itu adalah My Prince mu orang yang selalu ada untumu, selalu ada saat kau terjatuh. selalu ada saat kau sedih, dan selalu ada saat kau bahagia juga, mungkin yang aku lakukan belum seperti yang jack lakukan terhadap mu dan mungkin ini semua belum cukup untuk membanyar penyesalan ku saat meningalkanmu dalam ketepurukan mu,makanya jantung ini aku persebahkan untukmu aku harap kamu bisa menjaganya dengan baik hayoo harus jaga kesehatan dan jangan telat makan, terus jantung  ku juga harus selalu di jaganya jangan di bikinb sakit lagi terus  kalo kamu terus  sedih  karena kepergiaaku aku nanti akan menghukumu loh, Oh iya kamu harus sudah pernah berjanji untuk bisa jadi penulis terkenal untuk itu kamu harus tetap menulis jangan putus asa kamu harus wujudkan impian mu. 


                     Tertanda




             Pacar Sharon (FAI)

 Dear Jeck  Ternyata kesanpean juga  masa depan kamu  bersama Sharon, hayo jangan sia- sia in yah yang udah aku  lakuin, kamu harus jaga sharon seolah sharon adalah  wanita  yang paling spesial di hidupmu jangan sampe kamu ngecewain dia awas loh kalo sampe ngecewain aku hajar loh yah... hehe(bercanda)terus jangan lupa jadi cowo juga jangan terlalu cuek dan mememdam perasaanya, Tuh kan  jadi sharon  dulu  gak tau kalo kamu  ternyata suka banget sama dia dan harus ingat juga jaga jantung yang aku titip  sama sharon, karena itu jantung  juga. kalo sampe kamu ngecewain sharon atau kamu pergi ninggalin dia buat cewe lain aku pasti akan menghantui kamu dan membuh mu Upss, teralau kasar sepertinya hehe


Mereka berdua hanya bisa menangis dan terharu dengan apa yang sudah Fai lakukan di kehidupan mereka, Jeck pun mulai mengungkapkan rasa sukanya terhdap sharon mereka pun bisa bersama dan tidak lupa akan selalu meningat Fai menjadi bagian terpenting dalam hidup mereka. 

Satu 1 tahun berlalu setelah kematian Fai, Sharon pun beruhasa keras dan berhasil menerbitkan 1 buku nya, buku itu berjudul "Kamu Itu Begitu Sempurna" buku itu berceritakan tentang sosok Fai yang menjadi bagian terpenting dalam di hidup Sharon, sharon selalu berharap semoga Fai bisa tenang di alam sana. 
====================================THE END==========================

1 komentar: