Belajar Ikhlas dengan segala yang terjadi

  Prakerin di Bandung suda memasuki bulan ke dua alamdulilah sekarang aku sudah
bisa beradptasi dan merasa nyaman berada disini  Iklhas satu kata yang mudah diucap namum sulit untuk dijalani,Tapi aku akan mencoba menjalani ikhlas itu walau sulit.

    Aku belajar ikhlas dari berbagai hal kepentingan hidupku yang harus dilanda kerusakan
akibat kecerobahanku sendiri  Yang pertama di minggu pertama Laptop kesayangku kena Virus dan hampir semua aplikasi tidak bisa berjalan secara normal,
aku masih bersabar dan mungkin Ms Office yang biasanya ku pakai untuk membuat agenda dan laporan Prakerin sekarang tidak bisa digunakan
  Yang kedua media yang paling membuat bahagia hidup ku , yaitu Internet , baru juga 2 hari di pakai sekarang modem ku sudah tidak
bisa di gunakan lagi , karena laptop ku sudah kena virus jadi modem ku ikut - ikut enggan konek ke server internet, Kadang aku ingin sekali membuka
sosial media atau yang lainya , aku punya hape tapi hape ku tak support untuk membuka internet dan lainya.
    Yang ketiga adalah barang yang paling penting banget dari hidupku , yaitu Kacamata , itu adalah barang yang tak bisa aku tinggalkan atau
tidak aku pakai , tapi di pagi ini dengan kecerobohanku , aku menginjak kaca mata ku sendiri dan kaca mata bagian kiri retak parah. pertama aku
menyesal kenapa aku tak melihat bahwa ada kaca mata di bawah situ , dan aku sedih banget harus pakai kacamata retak kemana - mana ,

    Tapi dengan semua yang terjadi aku belajar Ikhlas walau sulit untuk dijalanin, aku akan berusaha , untuk 3 minggu kedepan sebelum
aku pulang ke Sukabumi,aku tau laptop ku sangat berguna untuk membuat laporan tetapiaku masih punya cara lain aku masih sering mengerjakan itu di komputer kantor yang ada , lalu Modem itu jadi penyenang hidupku tetapi sekarang ia tak bisa digunakan , dan aku bisa tahan dengan
godaan untuk tidak membuka sosial media , yah mungkin seminggu sekali aku akan pergunakan waktu ku untuk pergi ke warnet dan, terakhir aku akan mencoba ikhlas dengan setiap hari memakai kaca mata retak kemana pun dan dimana pun , aku akan mencoba membiasakan diri  untuk belajar menerima semua keadaan yang ada.

0 komentar: